Bukan Sekadar Santunan, Herdiat dan YKI Ciamis Bangun Harapan bagi Pejuang Kanker

CIAMIS, JABAR — PW.Perjuangan menghadapi kanker bukan hanya membutuhkan pengobatan, tetapi juga kekuatan hati, dukungan keluarga dan kepedulian dari lingkungan sekitar. Pesan itu mengemuka saat Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Ciamis memberikan santunan kepada para pasien kanker.

Mengusung tema “Menyemai Harapan, Mendukung Ketangguhan Pejuang Kanker”, kegiatan tersebut berlangsung di Gedung PKK Kabupaten Ciamis, Rabu (23/9/2026).

Kegiatan dihadiri Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya, Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis Dr. Andang Firman Triadi, Ketua YKI Cabang Ciamis Hj. Kania Ernawati Herdiat, jajaran pengurus YKI, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial Ihsan Rasyid, Wakil Ketua Baznas, Direktur RSUD Ciamis, para kepala puskesmas se-Kabupaten Ciamis serta para penerima santunan.

Di hadapan para pasien, Bupati Herdiat menyampaikan pesan agar para pejuang kanker tidak kehilangan semangat dan harapan dalam menjalani ujian tersebut.

Menurut Herdiat, kanker merupakan penyakit yang cukup berat. Namun, kondisi tersebut tidak boleh membuat pasien berhenti berikhtiar. Ia mengajak para penderita untuk tetap kuat, optimistis dan terus berusaha menjalani proses pengobatan.

“Kita harus tetap kuat dan semangat. Ini merupakan ujian dari Allah. Apabila kuat menghadapinya, insyaallah akan menjadi kebaikan bagi kita,” ujar Herdiat.

Ia juga mengingatkan bahwa tidak ada manusia yang benar-benar menghadapi persoalan seorang diri. Ada keluarga, masyarakat, pemerintah desa hingga lembaga sosial yang dapat menjadi bagian dari dukungan bagi para pasien.

“Para penderita kanker tidak sendiri. Ada keluarga, ada masyarakat, ada kepala desa, ada Baznas yang pasti membantu. Saya yakin semua akan dapat teratasi,” katanya.

Menurut Herdiat, semangat saling membantu dan gotong royong bukan sesuatu yang asing bagi masyarakat Ciamis. Kepedulian terhadap sesama, terutama mereka yang sedang menghadapi kesulitan, merupakan bagian dari kehidupan sosial yang harus terus dijaga.

Karena itu, ia berpesan kepada para pasien agar tetap memiliki optimisme dan keinginan kuat untuk menjalani kehidupan.

“Harus optimis, semangat dan kuat. Keinginan hidup harus tinggi. Jangan menyerah, terus berjuang dan tidak boleh bosan,” pesan Herdiat.

Selain memberikan motivasi, Bupati juga mengapresiasi berbagai pihak yang telah ikut memberikan perhatian kepada para pasien kanker. Dukungan tersebut antara lain berasal dari Baznas melalui infak dan sedekah ASN serta Bank BJB melalui dana CSR.

Herdiat secara khusus meminta Baznas memperkuat pendataan pasien kanker di Kabupaten Ciamis. Data tersebut nantinya diharapkan dapat menjadi dasar untuk memberikan dukungan secara berkelanjutan melalui sedekah ASN setiap bulan, sesuai kemampuan.

Sementara itu, Ketua YKI Cabang Kabupaten Ciamis Hj. Kania Ernawati Herdiat menegaskan bahwa santunan yang diberikan bukan sekadar kegiatan seremonial atau pemberian bantuan.

Menurut Kania, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian kepada para penyandang kanker yang membutuhkan dukungan dalam menjalani masa sulit.

“Kegiatan ini bukan sekadar ajang pemberian santunan, melainkan wujud nyata dari kepedulian kita, khususnya kepada para penyandang kanker,” ujar Kania.

Ia mengatakan, perjuangan menghadapi kanker tidak hanya menyangkut aspek pengobatan medis. Pasien juga harus menghadapi perjuangan untuk menjaga semangat dan optimisme dalam menjalani hari-hari penuh ujian.

Karena itu, YKI Ciamis ingin memastikan bahwa para pasien mengetahui bahwa masih banyak pihak yang peduli dan siap memberikan dukungan.

“Kepada para saudara-saudari penderita kanker, kami ingin menyampaikan bahwa kalian tidak pernah sendiri, karena masih banyak hati yang peduli dan siap memberikan dukungan dan doa,” katanya.

Kania menilai bantuan yang disalurkan merupakan cerminan kepedulian masyarakat Ciamis secara luas. Kepedulian tersebut tumbuh dari semangat berbagi dan keinginan untuk menguatkan mereka yang sedang membutuhkan.

Pesan Bupati Herdiat dan YKI Ciamis pada akhirnya bertemu pada satu hal: jangan kehilangan harapan.

Santunan mungkin tidak menyelesaikan seluruh persoalan yang dihadapi pasien kanker. Namun, kepedulian dapat menjadi penguat bahwa perjuangan mereka diperhatikan, didampingi dan tidak dijalani sendirian.

Melalui sinergi pemerintah daerah, YKI, Baznas, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dunia usaha dan masyarakat, dukungan terhadap para pejuang kanker diharapkan terus tumbuh menjadi gerakan kepedulian yang berkelanjutan di Kabupaten Ciamis.***

Jurnalis: FAI

Related posts